4 Tips Cara Memilih Whipped Cream yang Bagus

Angelina Melisa Rabu, 22 June 2022
SHARE

Para pecinta dessert pasti sudah tidak asing dengan whipped cream, sebab whipped cream sering dijumpai sebagai bahan topping terbaik untuk aneka dessert, kue, hingga minuman.

Whipped cream atau yang sering dikenal krim kocok adalah jenis krim bertekstur kental yang harus dikocok terlebih dahulu sebelum digunakan sebagai topping dessert atau bahan makanan.

Selain mempercantik tampilan dessert, whipped cream juga dapat menambah cita rasa makanan dan minuman menjadi lebih creamy dan lezat.

Berikut ini ada beberapa tips cara memilih whipped cream yang wajib kamu ketahui agar tidak salah beli, nih. Simak, yuk!

Pilih Whipped Cream Berdasarkan Bahan Dasarnya

Berdasarkan bahan dasar pembuatannya, whipped cream terbagi menjadi 2 jenis yaitu whipped cream dairy dan whipped cream non-dairy.

Kamu bisa temukan lebih banyak perbedaan kedua jenis whipped cream tersebut di artikel ini.

Jika kamu penggemar krim dengan cita rasa creamy yang rich, kamu bisa memilih whipped cream dairy yang memiliki aroma dan rasa yang creamy dan lebih milky.

Whipped cream non-dairy merupakan produk krim yang terbuat dari lemak nabati sehingga aman dikonsumsi bagi para vegan dan alergi laktosa. Krim kocok non-dairy memiliki harga yang lebih terjangkau, simak kelebihan whipped cream non-dairy di artikel ini!

Pilih Berdasarkan Bentuk Produk dan Kegunaannya

Whipped cream yang dijual di pasaran dikemas dalam berbagai pilihan bentuk mulai dari bubuk, cair, dan aerosol. Setiap bentuknya memiliki kegunaannya masing-masing.

Whipped Cream Bubuk dijual dalam kemasan bubuk dan lebih tahan lama disuhu ruangan. Namun, proses pembuatannya cukup tricky.

Kamu harus mencampurkannya dengan air dingin dan takarannya harus sesuai agar konsistensinya pas. Krim kocok dalam bentuk bubuk tidak cepat meleleh saat didiamkan dalam suhu ruang, sehingga cocok digunakan sebagai dekorasi kue ulang tahun, cupcake dan sebagainya.

Whipped Cream Cair lebih praktis digunakan karena mudah dikocok dan konsistensinya bisa disesuaikan dengan selera. Namun sayangnya, whipped cream cair lebih cepat meleleh dalam suhu ruangan sehingga untuk digunakan sebagai dekorasi kue, harus disimpan dalam kulkas agar suhunya terjaga.

Whipped Cream Aerosol dapat langsung digunakan dengan menyemprotkan krim di atas makanan atau minuman yang disajikan. Krim kocok dalam bentuk aerosol lebih praktis digunakan sebagai topping makanan dan minuman.

Pilih Ukuran yang Sesuai dengan Kebutuhan

Supaya whipped cream yang digunakan tidak berlebihan atau kekurangan, penting sekali memilih ukuran produk whipped cream yang sesuai dengan kebutuhan karena produk ini tidak bisa bertahan lama setelah dibuka.

Pertimbangkan Jumlah Kalori Whipped Cream

Bagi kamu yang sedang menjalankan program diet, tentu saja kamu harus memilih produk whipped cream yang rendah kalori. Whipped cream menjadi produk krim alternatif pengganti buttercream karena memiliki kalori yang lebih rendah dibandingkan buttercream.

Namun, bagi yang sedang diet sebaiknya pertimbangkan untuk memilih whipped cream yang rendah kalori atau rendah lemak. Kamu bisa memilih whipped cream non-dairy yang tidak mengandung kolesterol, trans fat dan lemak jenuh.

 

Produk List


Artikel Terkait

Where to chow and iptv4sat Champions League? - Restaurants