10 Cara Membuat Roti Empuk, Lembut dan Mengembang Sempurna

Angelina Melisa Selasa, 21 June 2022
SHARE

Siapa yang gemar menikmati sajian roti? Selain memperhatikan rasa, kenikmatan menyantap roti juga dipengaruhi dari tekstur roti yang lembut, empuk dan bentuknya yang mengembang semakin menggoda selera. 

Seringkali membuat roti di rumah hasilnya malah gagal menjadi bantat, bertekstur kasar dan keras. Jika sudah begini, roti pun terasa tidak nikmat saat dimakan. 

Jika kamu pernah mengalami hal itu, tenang saja Baking Friends. Kamu bisa mengikuti tips rahasia untuk membuat roti empuk, lembut dan mengembang di bawah ini. Simak, yuk!

Gunakan Tepung Terigu Protein Tinggi

Tepung terigu mengandung gluten atau protein terigu yang tersusun atas gliadin dan glutenin. Kandungan gliadin berfungsi sebagai perekat sehingga adonan roti menjadi elastis, sedangkan glutenin berfungsi untuk menjaga adonan roti tetap kokoh dan mengembang. 

Tepung terigu protein tinggi mengandung sekitar 14% protein atau memiliki kandungan  gluten yang lebih banyak, sehingga dapat menghasilkan tekstur roti yang lebih empuk dan lembut. 

Gunakan Kuning dan Putih Telur

Selain menggunakan jenis tepung terigu yang tepat, faktor utama dalam menentukan tekstur roti yaitu menggunakan kuning dan putih telur. Putih telur berperan untuk membuat tekstur roti menjadi lebih padat dan kenyal, sedangkan kuning telur dapat membuat roti menjadi lembut dan renyah.

Baca Juga : Resep Roti Kasur Lembut, Empuk dan Mudah Dibuat

Gunakan Bread Improver

Bread improver adalah bahan opsional yang dapat kamu gunakan sebagai bahan tambahan untuk membuat roti empuk, mengembang dan teksturnya lebih fluffy. Cukup tambahkan sedikit bread improver ke dalam adonan roti, pastikan kamu mencampurkan semua bahan dengan merata agar hasil roti semakin lezat.

Tambahkan Softener Roti atau Pelembut Roti 

Kunci utama untuk membuat roti dengan tekstur yang sangat lembut yaitu menambahkan softener roti atau bahan pelembut roti. Softener roti berfungsi untuk meningkatkan fermentasi dan mengembangkan adonan, sehingga adonan roti akan menjadi lebih lembut, halus, dan elastis.

Gunakan Ragi

Menambahkan ragi ke dalam adonan roti dapat membuat tekstur roti lebih empuk dan mengembang. Adonan yang sudah diberi ragi akan diistirahatkan dalam wadah tertutup selama beberapa jam agar adonan roti mengembang sempurna.

Gula

Menambahkan gula pada adonan roti berfungsi sebagai makanan ragi, sehingga ragi dapat berkembang lebih cepat dan proses fermentasi dapat berjalan dengan baik. Selain itu, gula memberikan rasa manis, memperbaiki warna dan aroma roti karena adanya proses karamelisasi selama pemanggangan. 

Menambahkan Mentega atau Margarin

Mentega dan margarin adalah lemak yang berfungsi untuk menambah cita rasa dan memperbaiki tekstur roti menjadi lebih halus dan serat roti tidak terasa kasar ketika dimakan.

Tambahkan Cairan

Selanjutnya tambahkan cairan dalam adonan roti, seperti air dingin, susu cair, santan atau air jus buah jika ingin menambahkan perasa alami pada roti. Gunakan cairan sesuai dengan anjuran pada resep. Jika kelebihan cairan maka adonan akan menjadi lembek, tapi jika kekurangan cairan maka adonan roti akan menjadi keras, susah digiling dan dibentuk.

Garam

Garam berperan sangat penting dalam proses fermentasi untuk mengontrol ragi dalam adonan roti, sehingga ragi tidak cepat makan gula yang dapat menyebabkan warna kulit roti menjadi pucat dan berkerut. 

Selain itu, garam berfungsi untuk memperbaiki cita rasa roti menjadi lebih gurih, menstabilkan kekokohan gluten dan roti menjadi lebih awet.

Panaskan Pemanggang Sebelum Memanggang Roti

Sebelum memanggang roti, pastikan kamu memanaskan pemanggang terlebih dahulu. Cara ini bertujuan agar hasil panggangan kue sempurna, adonan roti pun tidak mengalami pergantian suhu yang drastis dan bahan pengembang dalam adonan tidak cepat mati atau tetap aktif.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Produk List


Artikel Terkait

Where to chow and iptv4sat Champions League? - Restaurants