Ingin Buat Roti ? Kenali Dulu Jenis Ragi

Angelina Melisa Minggu, 27 June 2021
SHARE

Salah satu penyebab hasil roti gagal yaitu kesalahan pada penggunaan ragi dalam adonan roti. Ragi berasal dari mikroorganisme jamur saccharomyces cerevisiae, semacam makhluk hidup yang tidur.

Sebelum menggunakan ragi, kalian harus memastikan ragi masih hidup atau tidak dengan cara melarutkan ragi bersama air hangat dan gula.

Perlu diingat ya, air hangat bukan air panas!

Selain itu, ragi akan mati ketika bertemu langsung dengan garam. Ragi yang hidup akan muncul banyak gelembung saat didiamkan selama 30 menit lalu siap digunakan. 

Baking friends terdapat 3 jenis ragi yang perlu kalian ketahui sebelum membuat roti.

RAGI BASAH (FRESH YEAST)

Ragi yang satu ini memang jarang ditemukan di toko. Ragi basah bertekstur halus, padat dan berbentuk balok tidak bisa bertahan lama dalam suhu ruang sehingga harus disimpan dalam suhu rendah. 

Ragi basah memiliki kandungan air sekitar 70 persen dan sangat sensitif terhadap garam sehingga harus dipisahkan selama pengadukan. Keunggulan ragi basah yaitu cepat larut dalam air dan kemampuan mengembangkan adonan lebih cepat dibandingkan dengan ragi lainnya.

 

RAGI KERING AKTIF (ACTIVE DRY YEAST)

 

Ragi ini berbentuk butiran kasar seperti koral berwarna coklat muda yang harus diaktifkan dengan cara dilarutkan pada air hangat dan gula hinggal muncul gelembung-gelembung yang menandakan ragi masih hidup dan siap digunakan.

 

RAGI INSTAN (INSTANT YEAST)

Ragi instan tidak perlu dilarutkan, ragi instan lebih cepat mati bila kena udara. Namun, sebaiknya kalian tetap lakukan tes aktif ragi terutama kalau kemasan ragi sebelumnya sudah dibuka.

Baking friends sudah tahukan jenis ragi dan cara menggunakannya? Ikuti terus ya update Media.bakingworl.id untuk dapatkan pengetahuan lainnya seputar baking dan pastry yang pastinya membantu banget untuk kalian.

 

Produk List


Artikel Terkait

Where to chow and iptv4sat Champions League? - Restaurants