Fakta Menarik Tentang Tepung Terigu, Tahukah Kamu?

Angelina Melisa Selasa, 07 September 2021
SHARE

Tepung terigu terbuat dari biji gandum dan pernannya sangat penting untuk digunakan sebagai bahan dasar berbagai jenis makanan seperti bahan pembuat kue, roti, mie, martabak, donat, pizza dan lain-lain.

Tepung terigu juga sering digunakan sebagai balutan atau coating makanan lain, misalnya untuk coating ayam goreng tepung, gorengan, udang tempura dan sebagainya. Tepung terigu mengandung karbohidrat dan protein dalam bentuk gluten, hal inilah yang membedakan tepung terigu dengan tepung jenis lainnya.

Gluten adalah senyawa pada terigu yang bersifat kenyal dan elastis, gluten berperan dalam menentukan kualitas makanan yang dihasilkan. Kadar gluten dalam terigu sangat tergantung dari jenis gandumnya, semakin tinggi kadar gluten makan semakin tinggi kadar protein dalam tepung terigu tersebut.

Jenis dan Kegunaan Tepung Terigu

Nah, terdapat 3 jenis tepung terigu yang sering digunakan di Indonesia, yuk simak berikut ini:

Hard Wheat (Terigu Protein Tinggi)

Tepung terigu ini diperoleh dari gandum keras (hard wheat) dan mengandung protein tinggi  yaitu 11-13 persen. Tingginya kandungan protein menjadikan sifatnya mudah dicampur, difermentasikan, daya serap air tinggi, elastis dan mudah digiling. Tepung terigu hard wheat sangat cocok untuk bahan baku roti, mie dan pasta karena sifatnya yang elastis dan tidak mudah rusak.

Medium Wheat (Terigu Protein Sedang)

Sebagian besar orang mengenal jenis tepung terigu ini dengan sebutan all-purpose atau tepung serba guna. Medium wheat mengandung protein sedang yaitu 8-10 persen, tepung ini terbuat dari campuran hard wheat dan soft wheat sehingga karakteristiknya diantara kedua jenis tepung tersebut. Tepung ini memiliki tingkat pengembangan yang sedang dan cocok digunakan untuk membuat donat, bakpau, aneka cake dan muffin.

Soft Wheat (Terigu Protein Rendah)

Soft wheat terbuat dari gandum lunak dengan kandungan protein rendah yaitu 6-8 persen. Karakternya memiliki daya serap air yang rendah sehingga adonan tidak elastis, lengket dan daya pengembangannya rendah. Tepung jenis ini cocok untuk membuat kue kering, biscuit, pastel dan kue-kue yang tidak memerlukan proses fermentasi.

Merek

Tahukah kalian? Ada lebih dari 15 merek tepung terigu yang ada di Indonesia, baik produksi local maupun import. Saat membeli pastikan kalian sesuaikan  dengan kebutuhank arena semua merek tepung memiliki karakteristik masing-masing seperti ukuran kemasan, harga yang berbeda, kualitas gandum, kandungan protein, organik atau tidak dan lain-lain.

Cara Penyimpanan 

Hal yang perlu diperhatikan untuk menyimpan tepung yakni menyimpan tepung dalam wadah yang bersih, kering, tidak berbau dan tertutup. Pastikan menyimpan tepung jauh dari paparan sinar matahari agar tidak berubah warna. Kalian bisa menyimpan tepung ke dalam wadah dalam keadaan kemasannya diikat dengan rapat dan masukan ke toples atau menuangkan langsung tepung ke toples. Setelah kemasan dibuka, usia tepung bisa diperpanjang hingga 1 tahundalam wadah kedap udara seperti toples dan disimpan ke dalam kulkas.

 

Produk List


Artikel Terkait

Where to chow and iptv4sat Champions League? - Restaurants